Kamis, 18 Desember 2008

sicknes

aku baru saja mendapatkan satu pelajaran penting lagi dalam menjalani hidup ini,, sapa lagi kalo bukan dari kakakku,M'Agung. yes, he is not only my brother, but also his my life motivator. yap, meski dia kadang2 banyol, suka memerintah, nyebelin, lucu, nakal, tapi dia the best lah bagi aku. kalo aku share ma dia about my problem, dia selalu memberikan pandangan that life is beautiful. sO, dont you broke or sad cuZ your problem now.
kemaren aku sempat putus asa sama kehidupanku, marah sama diriku sendiri, dan cuek terhadap lingkunganku. Astagfirullah, sampai2 ibuku menegurku tapi aku tidak menyapa. ya Allah ampunilah aku. ampunilah hambamu yang durhaka ini. aku merasa jauh sama orang tuaku, ayah dan ibuku. mungkin ibuku sampai takut sama aku kemaren. yups, itu yang aku rasain. aku merasa lebih save di luar daripada di rumah. huhh,..sampai akhirnya waktu aku kulia umi aku sms, dan kata2nya formal, tidak seperti sms ma anaknya sendiri. sedih...sedih banget,,segitu jauhkah aku ma umi aku sendiri sampai umi aku seperti ini. aku ngga mau jadi anak durhaka. aku hanya ingin keadilan dari kalian, pengertian dari kalian. tahukah kawan, setelah aku membaca sms dari umi aku itu, aku menangis..aku tidak tau, ini adalah tangisku yang keberapa untuk masalahku ini.
keesokan harinya di rumah hanya ada aku dan m'agung, aku nyoba sharing ma dia, kalian tahu kawan apa yang dia katakan. 'orang tua adalah segalanya. jangan sampai kamu menyakiti hati mereka. biarlah aku yang mengalah, asal mereka senang. biarlah aku yang sakit, asal jangan mereka. tersenyumlah didepan mereka, walaupun sebenarnya kamu lara. buatlah mereka senang, meski sebenarnya kamu sedih. buatlah yang terbaik buat mereka. kuncinya hanya satu. iklhas. ya, iklhas untuk apa yang kamu miliki dan yang tidak kamu miliki. '
mungkin itu sederhana, tapi dalam untuk aku. sebenarnya aku sering merasakan kesedihan2 m'agung. tapi dia selalu mencoba untuk tersenyum. mencoba untuk bersabar. dan aku ingin seperti dia.
aku yakin Allah maha tahu, dia tahu apa yang terbaik untukku dan apa yang tidak. dan aku yakin Allah akan menuntunku pada kebaikkanku.