
Ehmmm….siapa sih anak fisika yang tidak kenal dengan Listrik Magnet, wahH..kalo ada yang Tanya ke aku tentang listrik magnet, pikiranku bakalan melayang-layang ke lautan rumus yang beautifull sukarnya. Bagiku listrik magnet adalah saudara iparnya kuantum dan juga sahabat karibnya fisika matematika,,yang bisa ngebuat mata lebar menjadi sipit dan mata sipit menjadi lebih sipit lagi…dan akhirnya bukanya belajar tapi malah zzzzZZzzz tidur karena saking sipitnya…….hehee,,just kidding denkK…..
Semester ini aku memperdalam mata kulia listrik magnet, dalam bahasa Gaulnya siy ngUlang, hehee…dosenku namanya Mr Budi,, sama ma dosen yang ngasi nilai D di KHS ku semester 3 kemaren waktu aku ngambil listrik magnet untuk yang pertama kalinya.
Sebagai mahasiswa yang baik, aku selalu memperhatikan apa yang di ajarkan Mr Budi. Satu yang ngebuat aku kagum diuleni dengan keheran-heranan, saat dosenku yang satu ini sedang berpikir untuk menyelesaikan suatu problem soal atau rumus yang menurutnya kurang tepat, beliau berpikirnya bener-bener dalammmm (java : kejeron mikire) dan kadang-kadang juga diawang-awang (java). Bener-bener ngebuat ku saluuutt. Trus lagi, kalo beliau sedang mngajar listrik magnet sepertinya di dalam otaknya itu ada terowongan-terowongan yang menghubungkan satu rumus dengan rumus yang lain, yang bisa di acces secara cepat yang ngebuat beliau seperti hafal rumus-rumus fisika di luar kepala. Dan mungkin sulit kalau aku yang menghafalkannya. Bener-bener jenius beliau.
Kemaren, disaat aku terduduk bengong melihat tulisan hasil karya Mr Budi, di white board yang menurutku seperti huruf latin itu (karena kebanyakan integralnya), tiba-tiba terbesit di otakku tentang Mbah Einstein. Kalo seumpamanya Mr Budi diadu kepandaiannya dengan Simbah tentang listrik magnet, menang siapa ya…heeheee..,,
Mr Budi saja sudah sepandai itu, apalagi simbah.
Aku selalu berpikir alangkah cerdasnya Mbah dengan hasil pemikiran-pemikirannya,, andai saja aku di anugerahi kepandaian seperti Mbah,, akan aku gunakan untuk meneliti banyak hal. Menguasai dunia dengan penelitian. Bukanya dengan Pemilu, yang seperti haus kekuasaan itu.
Dan akhirnya, teng…te…ren….teng….teng…..Bertambahlah satu orang lagi yang membuat aku lebih mengagumi fisika,,